Mrs. Wuri Post

Klasifikasi 1 : Model pembelajaran terpadu di dalam beberapa mata pelajaran yang terpisah

Dalam klasifikasi 1, terdapat 3 model pembelajaran yang bergerak dari pembelajaran yang klasikal, yaitu pembelajaran yang pada umumnya dilakukan guru dengan memberikan materi pelajaran secara terpisah-pisah dan tidak berhubungan sama sekali (model fragmented) hingga model pembelajaran (model nested) yang masih penyampaian materi secara terpisah-pisah, tetapi sudah menampakkan kegandaan dalam hal target pembelajaran yang ingin dicapai seorang guru. Model Klasifikasi

  • Model Fragmented: Model tradisional, dimana setiap mata pelajaran disampaikan secara terpisah-pisah dengan waktunya sendiri-sendiri. Misal: Pada saat jam pelajaran Bahasa Indonesia, guru menyampaikan materi Bahasa Indonesia. Pada jam pelajaran Matematika, guru menyampaikan melulu materi Matematika, dst.
  • Model Connected: Model terkait/keterhubungan inilah yang dapat anda pelajari pada modul mata kuliah pembelajaran terpadu. Model pembelajaran seperti ini masih berpusat pada masing-masing mata pelajaran, tetapi materi suatu pelajaran tersebut dihubungkan dengan topik ke topik, atau suatu konsep dengan konsep lainnya. Model terkait ini termasuk model yang cukup sederhana, sehingga dapat lebih mudah dilaksanakan di tingkat SD. Misal: Pada mata pelajaran PPKn, guru menghubungkan topik keimanan dan kesederhanaan.
  • Model Nested: Dalam model ini, guru tetap memberikan materi dalam mata pelajarannya, tetapi sudah mempunyai target multi ketrampilan sebagai tujuan pembelajaran yang harus dimiliki siswanya. Misal : guru yang merancang memberikan suatu pokok bahasan tentang kegunaan panca indra, juga sudah mentargetkan bagi siswanya agar dapat mencapai beberapa ketrampilan sekaligus dalam bidang ketrampilan berbahasa seperti ketrampilan mendengarkan, dalam bidang ketrampilan berfikir, seperti ketrampilan mengurutkan, dan sebagainya.

:

Leave a Reply